Surabaya ( Kabarjawatimur.com) – Anggota DPRD Kota Surabaya Azhar Kahfi mendorong Pemerintah Kota Surabaya memberikan penghargaan kepada juru parkir (jukir) yang berhasil mencapai target transaksi digital tertentu sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap pendapatan daerah.
Menurutnya, bentuk penghargaan tersebut bisa berupa kupon sembako maupun insentif lainnya. Langkah ini dinilai dapat menjadi motivasi bagi para jukir untuk terus mendukung percepatan digitalisasi sistem parkir di Kota Surabaya.
“Jukir yang memiliki capaian tinggi layak mendapat penghargaan karena mereka ikut berkontribusi sebagai penyumbang pendapatan daerah,” ujarnya di Surabaya, Senin.20 april 2026
Azhar menilai pemberian apresiasi tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan sektor parkir, tetapi juga dapat mendorong ekonomi sirkular di tengah masyarakat. Program tersebut, lanjutnya, bisa disinergikan dengan koperasi maupun platform ekonomi lokal guna meningkatkan kesejahteraan para jukir.
Sementara itu, percepatan digitalisasi sistem parkir di Surabaya terus menunjukkan perkembangan positif. Dari sekitar 1.500 titik parkir yang dipantau pemerintah kota, sebanyak 900 titik kini telah menerapkan sistem berbasis digital.
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding sebelumnya yang baru sekitar 400 titik parkir terdigitalisasi. Ia menilai transformasi digital di sektor parkir merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari seiring perkembangan teknologi.
Meski demikian, Azhar menekankan pentingnya kejelasan mekanisme bagi hasil bagi para jukir. Ia meminta agar sistem digital tidak merugikan petugas lapangan, khususnya terkait kepastian pendapatan harian yang sebelumnya diterima secara tunai.
“Kami ingin ada kepastian. Misalnya, hasil parkir hari ini bisa langsung ditransfer keesokan harinya, sehingga para petugas tetap merasa aman dan terbantu,” katanya.

