Cari Bibit Muda, Paguyupan SBB Gresik Utara Kembali Gelar Liga U-12 di Wadeng

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) — Persaingan sepak bola usia dini di wilayah Gresik Utara resmi dimulai. Sebanyak 14 tim ambil bagian dalam Liga U-12 yang digelar Paguyuban SSB Gresik Utara di Lapangan Tri Tunggal Jaya, Wadeng, Kecamatan Sidayu, Gresik, Jumat (16/10/2026).

Dua pertandingan pembuka langsung menghadirkan hasil positif bagi Bersinar A dan Bungah FC. Bersinar A menundukkan Asti Lamongan dengan skor tipis 1-0, sedangkan Bungah FC tampil meyakinkan dengan mengalahkan Akrab Muda B, 2-0.

Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung selama empat bulan. Setiap tiga pekan, tim peserta akan kembali bertanding dengan menghadapi dua lawan berbeda dalam satu sesi pertandingan.

Ke-14 tim yang bersaing yakni Akrab Muda A, Pesawad Wadeng, Asti Lamongan, Bersinar A, Bungah FC, Akrab Muda B, Putra Kramat, Putra Ujungpangkah, Wotan FC, Persip Muda, Petung Kita, Bersinar B, AC Putra, dan Lowayu FC.

Ketua Paguyuban SSB Gresik Utara, Hari Purnomo, mengatakan kompetisi tersebut dirancang untuk memberikan lebih banyak kesempatan bertanding bagi para pemain muda. Panitia menyiapkan dua lapangan dalam setiap sesi agar pertandingan berjalan lebih efisien.

“Dalam setiap sesi, masing-masing tim akan bertanding dua kali melawan tim yang berbeda. Durasi pertandingan 20 menit dengan waktu istirahat lima menit,” ujar Hari Purnomo.

Menariknya, kompetisi tahun ini tidak hanya melibatkan tim-tim dari Kabupaten Gresik. Sejumlah tim dari Lamongan turut meramaikan persaingan, di antaranya Bersinar dari Paciran, Akrab Muda dan Asti Lamongan.

Kehadiran tim lintas daerah tersebut diharapkan memperluas pengalaman bertanding para pemain sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan sepak bola usia dini.

Hari menegaskan, Liga U-12 Gresik Utara tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan. Kompetisi ini juga menjadi wadah untuk membangun mental bertanding, mengasah kemampuan, dan menemukan potensi pemain muda yang dapat dikembangkan melalui sekolah sepak bola (SSB).

“Liga ini kami gelar untuk menghidupkan semangat bertanding sepak bola sejak usia dini. Kami juga ingin mencari bibit-bibit muda dari sejumlah SSB di wilayah utara,” kata Ketua Laskar Perubahan ini.

Dengan kompetisi yang berlangsung selama empat bulan, para pemain memiliki kesempatan untuk menguji kemampuan secara rutin. Persaingan antar tim diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan guna menyiapkan pemain muda yang lebih siap menghadapi jenjang kompetisi berikutnya.

Reporter : Azharil Farich

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *