SURABAYA – Persoalan tiang jaringan milik provider yang berdiri di tengah jalan dan dinilai membahayakan warga menjadi salah satu keluhan yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Surabaya Fraksi PDI Perjuangan, Tri Didik Adiono atau yang akrab disapa Didik Beldex, di Balai RW IX Demak Selatan, Surabaya.
Dalam pertemuan tersebut, warga mengungkapkan bahwa keberadaan tiang provider itu telah lama dikeluhkan. Bahkan, laporan telah disampaikan melalui pihak terkait hingga tingkat kelurahan. Namun, menurut warga, hingga kini belum ada respons maupun penyelesaian yang jelas.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena posisi tiang yang berada di tengah jalan berpotensi mengganggu aktivitas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi lain, di antaranya terkait pendataan desil, akses program Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang diharapkan bisa diproses dengan lebih mudah dan cepat.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Didik Beldex menyatakan akan mengawal aspirasi warga dan mengomunikasikannya dengan organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas terkait agar mendapatkan tindak lanjut.
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui kegiatan reses perlu menjadi perhatian, terutama menyangkut keselamatan warga dan kemudahan dalam mengakses pelayanan publik.
Persoalan tiang provider di Demak Selatan diharapkan segera mendapatkan penanganan dari pihak berwenang. Warga berharap laporan yang telah disampaikan berulang kali tidak berhenti pada pendataan semata, tetapi diikuti langkah konkret untuk mengatasi potensi bahaya di lingkungan mereka.
Melalui reses ini, Didik Beldex menampung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat untuk selanjutnya dikomunikasikan dengan pihak terkait sesuai kewenangannya.

