Adella Kanasya Adies Tekankan Sportivitas di Bahlil Mini Soccer Zona 7

SURABAYA – Anggota Komisi X DPR RI Adella Kanasya Adies menekankan pentingnya sportivitas dan pengembangan bakat generasi muda melalui ajang olahraga. Hal itu disampaikannya saat membuka Turnamen Bahlil Mini Soccer “Asyik Menuju Puncak” Zona 7 Surabaya, Senin (21/9/2026).

Turnamen yang berlangsung di Surabaya Mini Soccer, Lontar, Surabaya, tersebut diikuti tim-tim pelajar dari wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Adella mengatakan, turnamen seperti ini tidak sekadar menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi olahraga dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk menyalurkan bakat dan minat sekaligus membangun karakter.

“Acara ini sangat penting karena memberikan ruang kepada teman-teman kita, anak-anak muda yang antusias dengan olahraga, dan mereka bisa menyalurkan bakat dan minat mereka dalam bidang olahraga,” kata Adella.

Menurutnya, semangat berkompetisi harus berjalan beriringan dengan sportivitas. Para peserta juga diharapkan dapat memanfaatkan turnamen sebagai momentum untuk memperluas pertemanan dan membangun silaturahmi antarpelajar.

“Saya harap acara ini tidak hanya acara bertanding dan mencari juara, tapi teman-teman juga bisa saling bersilaturahmi, saling berkenalan, saling berkarya, dan juga menunjukkan sportivitas dalam olahraga,” ujarnya.

Pembukaan turnamen berlangsung semarak. Rangkaian kegiatan diawali penampilan penari dari Sanggar Tari Mulyo Joyo Enterprise, kemudian dilanjutkan parade defile para pemain dan ofisial yang mengikuti kompetisi.

Sebelum pertandingan pertama dimulai, Adella secara simbolis melakukan tendangan passing kepada anggota DPRD Sidoarjo Adiel Muhammad Kananta.

Bola kemudian diteruskan kepada Ketua DPD Golkar Surabaya dr Akmarawita Kadir, Ketua DPD Golkar Gresik Wongso Noto Negoro, hingga Ketua DPD Golkar Sidoarjo Adam Rusydi.

Dari kaki Adam, bola kemudian dipassing kepada Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Arif Fathoni yang langsung mengarahkan bola ke gawang yang dijaga Pemimpin Redaksi Radar Surabaya Vega Dwi Arista.

Sementara itu, Arif Fathoni menyebut Zona 7 Surabaya memiliki keistimewaan dalam rangkaian turnamen tersebut. Sebab, dua tim yang berhasil menjadi finalis akan memperoleh kesempatan melanjutkan perjuangan menghadapi juara dari zona lainnya.

“Kalau zona yang lain itu yang lolos hanya satu tim, khusus Surabaya Raya yang lolos dua tim,” kata Fathoni.

Ia mengatakan, turnamen tersebut juga membawa misi untuk menumbuhkan sportivitas, kepemimpinan, serta karakter gotong royong di kalangan generasi muda.

“Pesan dari kegiatan Bahlil Mini Soccer ini untuk menumbuhkan nilai-nilai sportivitas generasi muda di Jawa Timur, menumbuhkan nilai-nilai kepemimpinan, serta karakter bangsa Indonesia yakni gotong royong,” jelasnya.

Fathoni juga mengingatkan para peserta agar rivalitas selama pertandingan tidak terbawa ke luar lapangan.

“Rivalitas hanya 2×15 menit, selebihnya kita ini tetap satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa,” tegasnya.

Di tengah ketatnya persaingan, Kabupaten Gresik menunjukkan kekuatan dengan mengirimkan empat wakil ke babak delapan besar. Keempatnya yakni SMA Negeri 1 Manyar, SMA Negeri 1 Gresik, MAN 2 Gresik, dan SMA SIG Gresik.

Empat tim lainnya yang lolos ke perempat final berasal dari Sidoarjo dan Surabaya, yakni SMA Negeri 1 Sidoarjo, SMA Negeri 1 Gedangan, SMA Muhammadiyah 10, dan SMA Muhammadiyah 4.

Persaingan selanjutnya akan menjadi ujian bagi delapan tim tersebut untuk memperebutkan tiket menuju babak berikutnya sekaligus menjaga peluang tampil di Grand Final regional Jawa Timur.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *