SURABAYA ( Kabarjawatimur.com) — Kader Fatayat Nahdlatul Ulama terus menunjukkan peran aktif dalam dunia pendidikan dengan menjadi guru ngaji di Sekolah Rakyat yang berada di lingkungan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Program ini difokuskan untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan di kalangan generasi muda.Kegiatan yang dijalankan kader Fatayat NU Kecamatan Lakarsantri tersebut berlangsung rutin dengan materi pembelajaran meliputi Al-Qur’an, dasar-dasar fikih, akhlak, hingga penanaman nilai Islam moderat. Para siswa yang mayoritas tingkat SMA mengikuti pembelajaran dengan antusias, terlebih metode yang digunakan dibuat komunikatif dan mudah dipahami.
Ketua PC Fatayat NU Surabaya, Camelia Habiba, menyampaikan bahwa keterlibatan kader sebagai guru ngaji merupakan bentuk nyata pengabdian perempuan NU dalam mencetak generasi berkarakter.“Pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga bagaimana membangun pondasi iman dan akhlak. Di sinilah Fatayat NU hadir untuk mengambil peran,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain pembelajaran agama, para kader juga menanamkan nilai kebangsaan, toleransi, serta semangat gotong royong kepada para siswa. Hal ini sejalan dengan visi besar Nahdlatul Ulama dalam menjaga Islam yang rahmatan lil ‘alamin.Program mengaji ini terbagi dalam empat kelas menggunakan metode Tilawati, yang dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Sejumlah siswa bahkan menunjukkan perkembangan signifikan dalam pemahaman keagamaan mereka.Pihak sekolah maupun masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut.
Kehadiran Fatayat NU dinilai mampu memberikan warna baru dalam pembinaan karakter siswa, khususnya dalam membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual.
Ke depan, Fatayat NU Surabaya berkomitmen memperluas jangkauan program ke lebih banyak Sekolah Rakyat, serta meningkatkan kualitas pengajaran melalui pelatihan bagi para kader pengajar.Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, Fatayat NU menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun peradaban melalui pendidikan yang berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

