Pelaku Begal Payudara Darmo Viral, Dibekuk Polrestabes Surabaya

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)- Usai Viral di media sosial, Wanita Di Surabaya Jadi Korban “begal Payudara” langsung ditindaklanjuti oleh Polrestabes Surabaya dengan melakukan penyelidikan pada rekaman video serta CCTV sekitar lokasi kejadian.

Hasil penyelidikan tersebut membuahkan hasil, terduga pelaku pelecehan tersebut diamankan Polisi. Pelaku berinisial WSP berusia 31 tahun asal Mojokerto yang bekerja di Surabaya.

Kasat PPA-PPO Polrestabes Surabaya Kompol Melatisari mewakili Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi membenarkan jika pelaku sudah diamankan dan saat ini sudah ditahan usai menjalani pemeriksaan.

Kejadian bermuka ketika korban hendak pergi ngopi di kawasan Darmo Surabaya pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu korban bersama temannya sedang berhenti di pinggir jalan untuk mencari lokasi kafe alternatif melalui ponsel karena tempat tujuan awal mereka ternyata sudah tutup.

Di tengah situasi tersebut, muncul seorang pria mencurigakan yang terlihat mengamati mereka dari dekat. Awalnya korban mengira pria tersebut hanya ingin bertanya atau meminta bantuan. “Ternyata, pria itu tiba-tiba mendekat dan melakukan tindakan asusila secara paksa lalu melarikan diri,” jelas Kompol Melati, Jum’at (27/3/2026).

Usai kejadian, korban sempat syok, namun tetap berusaha mengejar pelaku hingga ke arah kawasan Kebun Binatang Surabaya sambil berteriak meminta tolong sambil merekam melalui ponselnya.

Kepada Polisi, pelaku mengakui perbuatan dan saat itu korban naik motor dan berhenti dipinggir jalan
Saya lihat korban dari belakang dan tiba-tiba muncul rasa nafsu serta imajinasi karena cantik.

“Korban pakai kerudung namun bajunya emang agak ketat,pelaku dan naluri laki-laki saya muncul,” kata pelaku.

Namun setelah kejadian, pelaku sempat mikir jika aksinya viral bagaimana, dan ternyata diupload oleh korban dan viral setelah dua hari usai kejadian.

“Saya baru tahu viral di instagram setelah dua hari, saya juga ditelpon kanit dan saya menyerahkan diri,” imbuh pelaku.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi Sulistyawan menegaskan jika, kasus pelecehan seksual termasuk begal payudra tersebut menjadi prioritas dan dipastikan kasus tersebut dilanjutkan.

Kapolrestabes juga mengapresiasi korban yang berani melaporkan sehingga kasusnya terungkap. “Kepada para pelaku begal payudara, jangan coba-coba beraksi di Surabaya akan kami tindak tegas,” janji Kapolrestabes Surabaya.(*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *