Aktivitas Pengolahan Clay di Pakah Tuban Berikan Kontribusi Ekonomi Bagi Warga Lokal

TUBAN (Kabarjawatimur.com) – Kegiatan pengolahan tanah clay di wilayah Pakah, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, tidak hanya berperan sebagai usaha produktif, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Meski aktivitas pengolahan di lokasi ini tergolong baru, namun usaha yang dijalankan oleh seorang pengusaha bernama Haji Maksum tersebut telah menjadi salah satu sumber pendapatan bagi banyak keluarga.

Sudarto, salah satu warga lokal yang telah bergabung dengan usaha ini selama bertahun-tahun, menyampaikan pengalaman positifnya bahwa usaha pengolahan tanah clay ini terbukti membantu ekonomi warga.

“Tempat ini memang masih baru di sini, namun saya sudah bekerja bersama Pak Haji Maksum dari beberapa lokasi sebelumnya. Alhamdulillah, usaha ini telah menjadi sumber nafkah utama untuk saya dan keluarga saya,” ujarnya pada Rabu (18/2/2026).

Selain memperoleh penghasilan, warga juga mengapresiasi keberadaan usaha ini dan berharap akan adanya perkembangan yang lebih luas ke depannya.

“Kami berharap usaha ini dapat terus berkembang dan bahkan dapat diperluas ke daerah lain di Tuban. Dengan demikian, lebih banyak warga lokal dapat memiliki akses terhadap lapangan pekerjaan yang layak untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka,” tambah Sudarto.

Saat ini, usaha pengolahan tanah clay yang dijalankan Haji Maksum telah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia, dengan total jumlah karyawan sebanyak 270 orang yang sebagian besar merupakan masyarakat lokal dari daerah dimana usaha tersebut beroperasi.

“Untuk saya, tujuan utama menjalankan usaha ini bukan hanya memperoleh keuntungan, tetapi juga bagaimana usaha ini dapat memberikan manfaat yang merata dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di sekitar lokasi operasional kami,” jelas Haji Maksum.

Di sisi lain, pengolahan tanah clay sendiri memiliki peran penting dalam industri nasional, karena menjadi bahan baku utama untuk produksi berbagai barang kebutuhan seperti semen, keramik, dan perabotan rumah tangga yang mendukung perkembangan infrastruktur dan kehidupan masyarakat.

Reporter : Pradah Tri W

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *