Berkolaborasi Lintas Sektor, UMG Gelar Forum Bisnis Bersama Pelaku Industri

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Sebagai bentuk kepedulian dunia pendidikan terhadap sektor Industri, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menggelar forum bisnis bersama pelaku industri dan pemangku kebijakan di Hall Sang Pencerah Kampus UMG, Rabu (14/1/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Direktorat Sertifikasi Profesi, Pengembangan Bahasa, dan Usaha (DSP2BU) UMG ini berkolaborasi dengan lintas sektor. Tampak hadir Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif dan Rektor UMG Prof. Khoirul Anwar.

Rektor UMG, Prof. Khoirul Anwar berkata, pihaknya mengapresiasi atas terselenggaranta forum bisnis ini. Sekaligus berterimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi termasuk perusahaan dan pemerintah.

“Semoga forum ini memberikan manfaat luar biasa, menjadi ruang tukar gagasan dan inovasi, serta mendukung sinergi antarsektor di Kabupaten Gresik,” katanya.

Dia juga menyampaikan, forum bisnis ini menjadi bagian visi dari UMG untuk terus memberikan berdampak ke masyarakat.

“Kegiatan ini sejalan dengan visi untuk terus memberi dampak nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif mengapresiasi langkah UMG sebagai salah satu kampus terkemuka di Kota Pudak yang terus bertransformasi dan memberikan kontribusi bagi masyarakat serta industri di sekitarnya.

Ia menyebutkan, Kabupaten Gresik memiliki potensi besar dengan keberadaan tiga kawasan industri utama, yakni Maspion Industrial Estate, Kawasan Industri Gresik (KIG), dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

“Di KEK Gresik ada perhatian skala internasional, termasuk keberadaan smelter single line terbesar di dunia dan pengembangan industri turunan lainnya,” ungkap Alif.

Menurutnya, Pemkab Gresik memiliki semangat kolaborasi dan terbuka terhadap berbagai inisiatif yang mendorong kemajuan daerah. Ia menilai forum bisnis ini bukan sekadar ajang pertemuan, tetapi menjadi titik temu strategis antara akademisi, industri, dan pemerintah.

“Ini bukan hanya forum bisnis biasa. Banyak hal strategis yang dibahas dan bisa ditindaklanjuti untuk kemajuan Gresik. Kami mengapresiasi UMG yang berhasil menyatukan berbagai elemen,” tegas Alif, yang juga tercatat sebagai alumnus UMG tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wabup menekankan pentingnya perhatian bersama terhadap pengembangan UMKM di Gresik. Ia berharap UMG dapat berperan aktif melalui keterlibatan mahasiswa dan jejaring internasional yang dimiliki kampus.

“UMKM masih butuh perhatian bersama. Mahasiswa bisa belajar sekaligus mendampingi. Jaringan UMG luas, koneksinya juga banyak. Kami percaya UM Gresik mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu UMG juga melaksanakan MoU dengan empat perusahaan yakni PT Siam Maspion Terminal, KAP Kuncara Budi Santosa dan Rekan, PT Greentech Solusi Utama serta PT Adhimix PCI Indonesia. Sementara sejumlah perusahaan skala nasional ikut terlibat dalam forum tersebut.

Reporter : Azharil Farich

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *