Pengedar Upal di Polsek Gubeng Mengaku Belajar dari Tayangan YouTube Polisi

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)- Dua pengedar dan pembuat uang palsu (Upal), pecahan Rp.100.000 dan Rp.50.000 terpaksa berurusan dengan unit Reskrim Polsek Gubeng setelah mereka ditangkap Usai menjajakan uang yang dibuatnya sendiri.

Dua pelaku yang dibekuk, Hasan Abdilah (20) asal Peterongan Jombang yang kos di Nginden Surabaya dan Rangga Prananta (33) asal Tlogosari Malang.

Kepada petugas Hasan dalam penyidikan mengaku jika ilmu yang didapat yakni membuat uang palsu diperolehnya dari menonton tayangan di YouTube.

Dalam tayangan tersebut menjelaskan secara rinci yakni YouTube kepolisian saat anggota polisi menangkap pembuat uang palsu.

“Dalam YouTube tersebut dijelaskan jika tersangka yang ditangkap polisi tersebut memperagakan dari awal membuat bahan ataupun cara mencetaknya keterangan dari YouTube tersebut akhirnya saya diaplikasikan dengan membuat uang palsu,” aku Hasan di Polsek Gubeng, Kamis (14/3/2024).

Hasan kemudian bercerita awal mulanya. Dia belajar dari otodidak di youtube, yang menayangkan saat anggota polisi menangkap dan memamerkan pelaku uang palsu.

Dalam ungkap kasus itu, digambarkan bagaimana cara membuat serta membeli alatnya, dari youtube polisi itulah ilmu uang palsu didapat Hasan.

“Sudah sekitar 55 juta uang palsu yang beredar. Perbandingannya 1 banding 5 uang palsu. Uang yang asli digunakan untuk biaya produksi lagi juga kebutuhan sehari-hari,” tambah penjual ayam potong ini.

Sementara, Kapolsek Gubeng Kompol Eko Sudarmanto menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal pada, Minggu 25 Februari 2024 lalu, sekira pukul 05.00 wib, tepatnya di Hotel Jalan Kalibokor Selatan Surabaya.

Disana, petugas Polsek
Gubeng mengamankan tersanga HS yang saat itu telah melakukan Transaksi pembayaran sewa kamar Hotel menggunakan Uang Palsu pecahan Rp.100.000.

“Pada diri HS saat dilakukan penggeledahan didalam dompetnya ditemukan Uang palsu pecahan Rp.100.000, sebanyak 29 lembar,” kata Kompol Eko, Kamis (14/3/2024).

Saat ini, kedua pelaku yang dibekuk karena uang palsu tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan langsung dijebloskan kebalik jeruji besi penjara di Polsek Gubeng.(*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *