Maling Bermobil Xenia Gondol Motor, Terekam CCTV Satroni Masjid Al Qithar

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)-
Area parkiran Masjid Al Qithar yang terletak di Jalan Tapak Siring No. 5, Tambaksari,  Senin (25/8) di siang disatroni maling dan para diketahui lebih dari satu ini dalam mencari sasaran motor naik  mobil Daihatsu Xenia, aksinya terekam kamera CCTV masjid.

Bahkan, guna melancarkan aksi, pelaku yang berperan eksekutor sempat ikut salat Dhuhur sebelum akhirnya membawa motor Beat milik seorang jamaah.

Rahmat, penjaga Masjid Al Qithar, kepada media ini menerangkan, pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan menggunakan mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi L 1301 KE.

“Sesuai rekaman CCTV, pelaku datang dengan mobil berwarna hitam. Seorang pelaku turun dan berpura-pura ikut salat Dhuhur,” jelas Rahmat di lokasi kejadian.
 
Masih jelasnya, diketahui dalam CCTV, setelah turun dari mobil, terduga pelaku yang berperan sebagai eksekutor berpura-pura melaksanakan salat Dhuhur. Usai salat, dia beristirahat di area masjid sambil mengamati situasi dan mencari sasaran.

“Beberapa menit kemudian, korban datang mengendarai motor hendak salat. Karena terburu-buru, motor korban tidak dikunci stang di area parkir masjid,” imbuhnya.
 
Melihat kesempatan tersebut, terduga pelaku langsung menghampiri motor korban. Untuk mengelabui orang-orang di sekitar, pelaku berpura-pura menelepon.

Begitu dipastikan situasi aman, terduga pelaku mengeluarkan kunci T dari saku celananya dan merusak kunci motor korban. Dalam hitungan detik, pelaku berhasil menyalakan mesin motor dan membawa kabur kendaraan berpelat AE tersebut.
 
Korban yang baru selesai melaksanakan salat Dhuhur terkejut mendapati motornya telah raib dari parkiran. Korban sempat mencari di sekitar masjid dan bertanya kepada pengurus masjid, namun tidak ada yang mengetahui keberadaan motornya. 

“Setelah dicek CCTV masjid, baru diketahui bahwa motornya dicuri. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Tambaksari. Saya tidak tahu nama dan alamat korban. Yang saya tahu motor pelat AE,” kata Rahmat.
 
Berdasarkan pantauan di lokasi, area parkir masjid tidak dijaga secara khusus. Penjagaan baru dilakukan setelah para jemaah sedang menunaikan salat. Tidak ada pemeriksaan karcis atau STNK saat keluar dari area parkir. Situasi ini menjadi sasaran pelaku curanmor.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Sudah ada laporan dan masih dalam penyelidikan,” singkat Kanit Reskrim.(*)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *