Koperasi Merah Putih Resmi Diluncurkan di Bangkalan, Sri Untari: Koperasi Butuh Pengurus Jujur dan Profesional

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Dewan Pengawas Dekopin, Sri Untari Bisowarno, menyampaikan apresiasi saat menghadiri launching program Koperasi Merah Putih (KMP) yang sekaligus memperingati Hari Koperasi ke-78 di Bangkalan, Rabu (16/05/2025).

Menurutnya, acara tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Madura, khususnya di Kota Dzikir dan Sholawat.

“Ini bagian dari program nasional, dan alhamdulillah Bangkalan termasuk yang cepat melaksanakan. Saya mengapresiasi sinergi antara Pemkab, Dinas Koperasi, dan Dekopin Daerah. Ini menjadi bukti hubungan yang baik dan siap didampingi terus ke depan,” ujar Sri Untari.

Koperasi Merah Putih adalah bentuk baru koperasi yang memiliki tantangan dan potensi besar. Untuk itu, Sri Untari yang juga sebagai Ketua Komisi E DPRD Jatim itu menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia koperasi agar mampu menjalankan administrasi dan mengelola bisnis secara profesional.

“Pengurus koperasi harus jujur, dan memahami bisnis. Karena kalau tidak, koperasi bisa merugi. Kita tidak hanya bicara jualan LPG atau pupuk, tapi bagaimana transparansi dan akuntabilitas diterapkan,” ungkap Politisi PDI-P tersebut.

Sri Untari mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangat bergantung pada integritas pengurusnya. Ia memberikan contoh sederhana namun penting tentang kejujuran dalam pencatatan stok dan keuangan koperasi.

“Kalau keluar 10, ya dicatat 10, bukan 12. Kalau belinya 15, jangan ditulis 10. Itu uangnya kemana? Semua harus transparan,” tegasnya.

Sri Untari juga menekankan bahwa semangat utama dibalik pendirian KMP adalah untuk mengentaskan kemiskinan secara kolektif. Ia menyebut tantangan besar yang dihadapi Madura adalah indeks pembangunan manusia (IPM) yang relatif rendah.

“Kalau Madura ini bisa naik, maka IPM dan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur juga akan meningkat. Ini gerakan bersama, untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Dengan semangat Hari Koperasi, launching KMP di Bangkalan diharapkan menjadi awal dari penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat, sekaligus memberi kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Reporter: Rusdi

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *