Evaluasi Porprov Jatim IX Berujung Kejutan: Ketua KONI Bangkalan Umumkan Mundur

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Suasana haru dan penuh refleksi mewarnai rapat evaluasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangkalan, yang digelar usai pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX Tahun 2025.

Di tengah pemaparan pencapaian dan rencana masa depan olahraga Bangkalan, sebuah pernyataan mengejutkan mencuat: Ketua Umum KONI Bangkalan, Moch Fauzan Ja’far menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh sang ketua di hadapan jajaran pengurus dan pengurus cabang olahraga yang hadir. Dengan nada tenang namun sarat makna, ia menutup sambutannya dengan kalimat yang mengguncang forum.

“Yang terakhir, saya ingin menyampaikan pengunduran diri saya sebagai Ketua Umum KONI Bangkalan,” ucapnya singkat, namun disambut keheningan seketika.

Sebelumnya, dalam pidato evaluatifnya, Ketua KONI memberikan apresiasi tulus kepada seluruh insan olahraga Bangkalan, terutama kepada 32 cabang olahraga yang telah mengharumkan nama daerah dalam Porprov Jatim IX.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk yang bertanding. Yang belum ikut serta pun tetap menjadi bagian penting dari gerak langkah olahraga Bangkalan,” tegasnya.

Kontingen Bangkalan berhasil membawa pulang 88 medali, terdiri dari 25 emas, 35 perak, dan 28 perunggu, dengan total 198 poin. Prestasi ini dinilainya sebagai hasil kerja keras kolektif dari atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga.

Meski demikian, ia tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang masih menjadi catatan, termasuk persoalan pemetaan potensi dan optimalisasi pembinaan, seperti yang dialami oleh cabang atletik.

“Kita butuh kompetisi sehat antarcabang olahraga. Evaluasi hari ini adalah pondasi penting menyongsong Porprov X. Kita targetkan bisa menembus lima besar,” ungkapnya optimistis.

Ia pun menegaskan bahwa persiapan untuk Porprov Jatim X tidak bisa ditunda dan harus dimulai sejak akhir tahun ini, demi meraih hasil maksimal.

Namun justru di tengah semangat perbaikan dan perencanaan jangka panjang, keputusan pengunduran diri yang disampaikannya menjadi momen tak terduga yang memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan peserta rapat.

Meski belum disampaikan secara rinci alasan pengunduran dirinya, banyak pihak menilai bahwa keputusan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan momentum regenerasi di tubuh KONI Bangkalan.

Reporter: Rusdi

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *